Perbedaan Karakter Pecinta Kucing dan Pecinta Anjing

 Pecinta Kucing vs Pecinta Anjing
 
Apakah anda mempunyai hewan peliharaan dirumah? Saat ini kebanyakan orang memelihara setidaknya seekor hewan dirumah. Kucing dan anjing merupakan jenis hewan peliharaan yang banyak dipilih. Ternyata jenis hewan peliharaan dapat mempengaruhi sifat pemiliknya. Seorang psikolog bernama Sam Gosling dari University of Texas meneliti bahwa ada keterkaitan antara kepribadian seseorang dengan jenis hewan yang disukainya[1]. Termasuk para pecinta kucing dan anjing yang ternyata memiliki beberapa perbedaan.

Yang pertama adalah perbedaan kepribadian pada keduanya. Pecinta kucing cenderung introvert dibandingkan para pecinta anjing yang kebanyakan extrovert[2]. Ini dapat dilihat dari kebiasaan dua hewan tersebut. Kucing termasuk hewan yang tidak banyak bergerak dan tidak terlalu suka menghabiskan waktu diluar bersama pemiliknya. Karena itu pemilik kucing pun lebih sering dirumah jika ingin menghabiskan waktu bersama peliharaannya. Berbeda dengan anjing yang justru tidak bisa terus berdiam diri dirumah, bahkan sampai mengajak pemiliknya untuk bermain diluar atau sekedar jalan-jalan. Pemilik anjing pun terdorong untuk melakukan interaksi sosial dengan lingkungannya, ini membuat pemilik anjing lebih mudah bersosialisasi dibandingkan dengan pemilik kucing.

Lalu yang kedua adalah dalam hal yang disukai dan kepatuhan. Para pecinta kucing lebih menyukai kegiatan santai seperti membaca atau menulis, karena itu pecinta kucing juga dinilai lebih cerdas dan kreatif. Ini bukan berarti pecinta anjing tidak cerdas, hanya saja sebuah studi membuktikan bahwa para pecinta kucing memperoleh skor IQ yang lebih tinggi dibandingkan dengan pecinta anjing[3]. Disamping itu, pecinta anjing lebih menyukai kegiatan yang enerjik, seperti olahraga dan traveling. Dalam hal politik pun tampaknya pemilik kucing dan anjing memiliki pandangan yang berbeda. Pemilik anjing cenderung lebih taat peraturan dibandingkan pemilik kucing yang berpikiran lebih terbuka. Ini terlihat juga dari peliharaan mereka, dimana anjing termasuk hewan yang patuh akan perintah tuannya tidak seperti kucing.

Dan yang terakhir untuk urusan pemeliharaan. Dalam memelihara anjing membutuhkan ketelatenan dan kesabaran yang lebih[4]. Ini dikarenakan kebutuhan yang harus disediakan dalam pemeliharaan anjing lebih banyak. Anjing tidak dapat membersihkan tubuhnya sendiri seperti kucing. Anjing harus rutin dimandikan dan memerlukan perawatan khusus. Selain itu anjing juga memerlukan perhatian yang lebih karena ia perlu diajak berjalan-jalan, bermain, ataupun berlatih. Ini berarti anjing membutuhkan perhatian dan kasih sayang yang lebih dari pemiliknya, tidak seperti kucing yang jauh lebih mandiri dan perawatan yang lebih rendah.

Tampaknya kepribadian seseorang memang dapat dipengaruhi oleh hal-hal yang disukainya, termasuk jenis hewan peliharaan pilihannya. Kucing dan anjing memang merupakan hewan dengan kepribadian yang bertolak belakang. Namun, sebagai pecinta hewan anda harus memperlakukan dan merawat peliharaan anda sebaik mungkin. Kasih sayang dan perhatian yang anda berikan kepada mereka tentu saja akan berbalik pada diri anda sendiri.
[1] https://medium.com/@adopsiorg/psikolog-pecinta-anjing-dan-pecinta-kucing-ternyata-memiliki-sifat-yang-berbeda-5afd42fec44f
[2] https://www.brilio.net/life/perbedaan-kepribadian-antara-pecinta-kucing-dan-anjing-1504187.html
[3] https://www.hipwee.com/list/7-karakter-yang-membedakan-pecinta-anjing-vs-kucing-kamu-yang-mana/
[4] https://www.idntimes.com/science/discovery/nena-zakiah-1/perbedaan-karakter-pencinta-anjing-dan-kucing


Comments